Festival Tari Bali
- Taman Wisata Mekarsari, Minggu 29 Maret 2009

Taman Wisata Mekarsari mengadakan berbagai kegiatan
diantaranya lomba atau festival Tari Bali, Fashion Show, dan
Lomba Menyanyi untuk wilayah Jabodetabek dan pertunjukan berbagai
kesenian tari. Menurut salah satu panitia yang akrab disapa
Mbak Tia, untuk tahun ini kegiatan memang dikhususkan untuk
wilayah Indonesia Timur. Dengan tema Plaza Budaya, kegiatan
ini bertujuan untuk melestarikan budaya yang ada di Indonesia.
Kegiatan yang sama telah dilakukan juga pada tahun 2008, tetapi
khusus untuk wilayah Jawa Barat. Kegiatan yang dilakukan dari
tanggal 26 - 29 Maret 2009 telah menampilkan berbagai kesenian
baik dari Bali, NTB, NTT, Maluku dan Papua.
Lomba Tari Bali diadakan khusus untuk anak-anak
usia SD. Lomba kali ini menampilkan beberapa jenis tarian, yaitu
:
-
Tari Yudaphati
-
Tari Panji Semirang
-
Tari Manuk Rawa
-
Tari Oleg Tamulilingan
-
Tari Kebyar Duduk
-
Tari Pendet
Dewan Juri pada lomba tari kali ini adalah
:
-
Bapak Drs. Bambang Pratjiehno, MPd (UNJ)
-
Ibu Iin Ray Sahetapy MSi, PhD (IKJ UI)
-
Mbak Ratih Mirawati (UPI Bandung)
Kriteria yang menjadi penilaian lomba Tari
Bali oleh Dewan Juri adalah :
Pada kegiatan festival tari bali kali ini,
Dewata Bogor berkesempatan untuk mewawancarai salah satu Dewan
Juri.
Berikut adalah beberapa petikan wawancara
dengan salah satu Dewan Juri, Ibu Iin Ray Sahetapy MSi, Phd
terkait dengan lomba tari bali dan pemahaman mengenai perlunya
kesenian khususnya seni tari :
Dewata Bogor : Apa manfaat yang bisa diperoleh
dari kegiatan menari ?
Ibu Iin : Sangat banyak manfaat yang dapat diperoleh
oleh anak-anak, diantaranya meningkatkan rasa percaya diri, melatih
otak dalam mengkoordinasikan seluruh tubuh dari kaki sampai kepala
seperti gerakan mata, kepala, leher, badan, tangan dan kaki secara
bersamaan pada saat melakukan gerakan oleg.
Dewata Bogor : Peserta lomba adalah anak-anak
usia SD, mulai usia 6 tahun sampai dengan 11 tahun. Apakah metode
peniliaian bisa disamaratakan ?
Ibu Iin : Pemilihan seorang juara sebenarnya
dilihat dari yang paling sempurna, baik wirama, wiraga maupun
wirasa. Hanya saja pada anak-anak usia dini mungkin wiraganya
belum sempurna tetapi mungkin saja wiramanya sudah sempurna karena
biasanya bakat seni pada seseorang sudah terlihat sejak dini sehingga
dengan mendengarkan dan melihat sejenak dia sudah bisa mengikutinya.
Sebaiknya dalam penentuan juara perlu adanya juara harapan 1,
2 dan 3 sehingga bisa memberikan harapan kepada anak-anak yang
perbedaan usianya cukup jauh. Meskipun sama-sama duduk di bangku
SD tetapi anak SD usia 6 tahun tidak bisa disamaratakan dengan
anak SD usia 10 tahun.
Dewata Bogor : Pada usia berapa sebaiknya anak-anak
mulai mengikuti kegiatan latihan menari ?
Ibu Iin : Anak pada usia 4 tahun sudah bisa
mulai mengikuti latihan menari. Pertama anak bisa memahami wirama,
dengan selalu mendengarkan musik dan melihat gerakan tariannya
anak selanjutnya bisa memahami wiraga. Pada usia dini anak-anak
mungkin belum terlalu bisa memahami wirasanya. Setelah mulai menginjak
dewasa biasanya anak sudah mulai memahami wirasanya dengan baik.
Dewata Bogor : Postur tubuh seperti apa yang
paling cocok sebagai seorang penari ?
Ibu Iin : Postur tubuh yang proporsional merupakan
postur tubuh yang paling cocok sebagai seorang penari tetapi untuk
anak-anak postur tubuh gemuk bukan sebagai halangan. Seiring dengan
pertumbuhan usianya, anak dapat mengurangi berat badannya untuk
mendapatkan tubuh yang proporsional. Sebenarnya dengan latihan
menari, dapat merangsang seseorang untuk membuat tubuhnya proporsional
karena dengan gerakan tari yang kompleks dapat membuat badan selalu
bergerak dan diimbangi dengan makanan yang seimbang dan sehat
dengan sendirinya badan akan membentuk tubuh yang proporsional.
Dewata Bogor : Bagaimana sebaiknya jika ada
pentas atau lomba tari ?
Ibu Iin : Anak sebaiknya sering mengikuti pentas
atau lomba. Jika mengikuti lomba, pada awalnya jangan memikirkan
menang atau kalah, yang penting anak dapat meningkatkan rasa percaya
dirinya untuk tampil dihadapan orang banyak. Orang tua jangan
terlalu memaksakan anaknya untuk menang, orang tua harus selalu
memberikan bimbingan dan motivasi. Secara bertahap, jika anak
sudah bisa percaya diri untuk tampil di hadapan orang banyak maka
dengan sendirinya anak akan meningkatkan penampilannya untuk menang.
Berikut adalah beberapa photo para penari
:
Juara 1 pada Festival Tari Bali kali ini adalah
Ni Wayan Ayu Sasmita Utami yang merupakan murid Sanggar Tari Dewata
Bogor


Suasana penonton :
Para Dewan Juri :
Juara 1 Lomba Tari Bali dan Juara 1 Lomba Fashion
Show :
Juara 1 dan Juara 2 Lomba Tari Bali

|